Rekoleksi Putra Putri Altar

Rekoleksi Putri Sakristi

Gereja St. Fransiskus Xaverius Kidul Loji

Syantikara, 2-3 September 2006

 

Tema: 

*    Cinta Kristus hadir dalam wujud pelayanan dan kasih pada sesama

 

Tujuan:

*    Mengembangkan iman Putri- Putri Sakristi

*    Pengenalan dan pengakraban

*    Sadarkan PS akan wujud dan arti pelayanan dalam hidup menggereja

 

 

JADWAL ACARA

 

Sabtu, 2 September 2006

 

§        15.00 – 16.00 : Selamat datang

§        16.00 – 17.00 : Pengantar

§        17.00 – 18.30 : Session I

§        18.30 – 19.00 : Renungan Sore

§        19.00 – 20.00 : Makan Malam

§        20.00 – 21.30 : Session II

§        21.30 – 22.00 : Renungan Malam

§        22.00 – 23.30 : Sharing / Curhat

§        23.00 – ………. : Tidur 

 

Minggu, 3 September 2006

 

§        05.00 – 05.30 : Bangun, Mandi

§        05.30 – 07.00 : Perayaan Ekaristi, renungan pagi

§        07.00 – 08.00 : Sarapan

§        08.00 – 09.30 : Session III

§        09.30 – 10.00 : Istirahat

§        10.00 – 11.30 : Session IV

§        11.30 – 12.30 : Penutup, Evaluasi

§        12.30 – ………. : Makan Siang, Packing, Sayonara

 

 

 

Dinamika Rekoleksi

Putri Sakristi Gereja Kidul Loji

Syantikara, 2-3 September 2006

——————————————————————————————————————————–

 

BAHAN dan KOMPETENSI DASAR

 

AKU. Dimaksudkan mengajak anak mengenali diri dan terbiasa berpikir-mengarahkan-positif terhadap diri sendiri. I am OK!. Dengan demikian, bagian ini mampu menunjukkan apa yang baik dan unik dalam diri anak. Hal ini akan menjadi langkah awal untuk menggugah pertanyaan anak terhadap yang lain: I am OK! How about you, are you OK?

 

KAMU / MEREKA. Mengajak anak mampu mengenali orang lain dan terbiasa berpikir positif terhadap orang lain. Latar belakang yang ditawarkan dari PS adalah diharapkan terjadinya suatu bentuk kerjasama antar anggota PS. Maka, bagian ini dimaksudkan untuk membantu anak menyadari bahwa ada orang lain diluar diri mereka, yang sama OK-nya dan membutuhkan kerjasama positif dengan mereka. You are OK!

 

KAMI / KITA. Dengan demikian, anak berpandangan bahwa diri mereka baik dan orang lain adalah pribadi yang baik juga. Maka, akan dapat terwujudkan suatu kerjasama, terbentuk suatu sinergi dan cita- cita bersama. Bukan sekedar sama- sama bekerja, namun mewujudkan suatu langkah yang baru. I am OK, You are OK, We are OK!

 

 

*Berkat Tuhan kita

amin

 

 

 

 

 

 

LANGKAH – LANGKAH

 

PENGANTAR

  • Selamat datang
  • Perkenalan – Breaking Ice
  • Pengenalan dan penyegaran makna rekoleksi, pengalaman yang akan diolah dan harapan yang akan dicapai.
  • Gambaran acara yang akan dilakukan bersama
  • Kontrak yang perlu disepakati bersama:
  •  
    1. Suasana yang perlu dibangun bersama adalah Hening. Hening bukan sekedar diam dan tenang, tetapi anda berhadapan dengan hati
    2. Alat elektronik dimatikan saat acara
    3. Nikmatilah dinamika yang ada dengan keterbukaan hati dan senyum
    4. Hal-hal lain -yang mendesak- akan diselenggarakan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya
  • Pengumuman: pendamping (Frater + Suster) menyediakan waktu bagi teman- teman yang membutuhkan dan mau sharing / curhat / cerita, setelah doa malam. Disediakan juga kertas untuk menyampaikan unek-unek, kritik + saran (untuk perkembangan PS kita) dan salam bagi siapapun. Bisa diisi kapan saja
  • Pengenalan PS oleh Panitia

 

SESSION I

Siapakah aku?

  • Membaca dan penjelasan teks: Siapakah Aku? Mamahami Konsep tentang aku yang positif : paradigma tentang diri.
  • Mengisi tabel sisi positif diri dan lambang diri
  • Kumpul kelompok, buat dan gambar identitas diri, kertas dinding
  • Umpan positif dari kelompok

 

 

 

Aku bisa!

  • Membaca dan penjelasan: there’s a hole in my sidewalk.
  • Mulai masuk dinamika kelompok / persiapan session III
  • Untuk renungan sore, baca persaingan tidak sehat / doa frans asisi

 

SESSION II

  • Cinta dan Pelayanan Kasih Kristus (Kristiani) yang hadir pada sesama (Bentuk / Wujud-nya)
  • Bahan yang dapat diolah : Tradisi Kitab suci-nya, Doa Frans Asisi, Hirarki Gereja, Hidup Bakti
  • Tekanan: Hubungan dan peran masing-masing anggota Gereja (Tuhan, aku, kamu (umat + Dunia), Kita (Umat Gereja Universal) = Tuhan + aku + kamu + Dunia)
  • Setiap wujud dan partisipasi dalam pelayanan cinta kasih Kristus, bukanlah hal yang remeh dan sia- sia.
  • Bentuk: renungan atau Game atau sebagainya.

 

SESSION III

Kamu / Mereka

  • Bisa jadi masuk dalam session I (fleksibel, lah!)
  • Membahas teks persaingan tidak sehat, memahami paradigma tentang orang lain
  • Yang positif dari kelompok, saran kritik amplop
  • Game dan refleksi: korek api
  • Game dan refleksi: menara tanpa kata
  • Game dan refleksi: kapal karam

 

SESSION IV

Kita / Kami

  • Penjelasan mengenai SINERGI
  • Membaca dan membandingkan teks : kerjasama unggas dan hati yang dingin
  • Surat dari angel, Permainan: Origami

PENUTUP DAN EVALUASI

  • Mengisi lembar evaluasi pribadi
  • Rekomendasi untuk PS, olahan dari dinamika
  • Evaluasi atau apalah dari pendamping lokal

 

 

 

************************************

 

 

Tuhan, jadikanlah aku pembawa damai

 

Bila terjadi kebencian

Jadikanlah aku pembawa cinta

Bila terjadi penghinaan

Jadikanlah aku pembawa pengampunan

Bila terjadi perselisihan

Jadikanlah aku pembawa kerukunan

Bila terjadi kebimbangan

Jadikanlah aku pembawa kepastian

Bila terjadi kesesatan

Jadikanlah aku pembawa kebenaran

Bila terjadi kecemasan

Jadikanlah aku pembawa harapan

Bila terjadi kesedihan

Jadikanlah aku pembawa kegembiraan

Bila terjadi kegelapan

Jadikanlah aku pembawa terang

 

Tuhan, semoga aku lebih ingin menghibur daripada dihibur,

memahami daripada dipahami,

mencintai daripada dicintai.

Sebab dengan memberi aku menerima,

dengan mengampuni aku diampuni,

dengan mati suci kami bangkit lagi untuk hidup selama- lamanya.

Amin.

 

 

Selamat bermenung dan berkat Tuhan!

Fr. Su, Sr. Octaviani,CB

 

 

 

 

 

 

 

Tuhan, jadikanlah aku pembawa damai

 

Bila terjadi kebencian

Jadikanlah aku pembawa cinta

Bila terjadi penghinaan

Jadikanlah aku pembawa pengampunan

Bila terjadi perselisihan

Jadikanlah aku pembawa kerukunan

Bila terjadi kebimbangan

Jadikanlah aku pembawa kepastian

Bila terjadi kesesatan

Jadikanlah aku pembawa kebenaran

Bila terjadi kecemasan

Jadikanlah aku pembawa harapan

Bila terjadi kesedihan

Jadikanlah aku pembawa kegembiraan

Bila terjadi kegelapan

Jadikanlah aku pembawa terang

 

Tuhan, semoga aku lebih ingin menghibur daripada dihibur,

memahami daripada dipahami,

mencintai daripada dicintai.

Sebab dengan memberi aku menerima,

dengan mengampuni aku diampuni,

dengan mati suci kami bangkit lagi untuk hidup selama- lamanya.

 

Amin.

 

 

 

SURAT DARI ANGEL

 

Beberapa orang masuk dalam kehidupan kita dan pergi dengan cepat

Beberapa orang menjadi teman dan tinggal sebentar………………………

Meninggalkan jejak kaki yang indah dalam hati kita……………………………………

Dan kita tidak pernah merasa sama karena kita telah membuat seorang teman baik.

Ada seseorang yang bangga padamu

Ada seseorang yang berpikir tentang kamu

Ada seseorang yang memperhatikanmu

Ada seseorang yang merindukanmu

Ada seseorang yang ingin berbicara padamu

Ada seseorang yang ingin bersamamu

Ada seseorang yang berharap kamu tidak dalam kesulitan

Ada seseorang yang berterimakasih atas support yang telah kamu berikan

Ada seseorang yang ingin menggenggam tanganmu

Ada seseorang yang segala sesuatu berjalan baik

Ada seseorang yang ingin kamu bahagia

Ada seseorang yang ingin kamu menemuinya

Ada seseorang yang berharap kamu tidak dingin dan panas

Ada seseorang yang ingin memelukmu

Ada seseorang yang mencintai kamu

Ada seseorang yang mengagumi kekuatanmu                                                  

Ada seseorang yang berpikir tentang kamu dan tersenyum

Ada seseorang yang ingin menyediakan bahunya untuk tangisanmu

Ada seseorang yang ingin pergi denganmu dan bergembira

Ada seseorang yang berpikir tenteng duniamu

Ada seseorang yang ingin menjagamu

Ada seseorang yang ingin melakukan apapun untukmu

Ada seseorang yang ingin memaafkanmu 

Ada seseorang yang berterimakasih atas maaf yang kamu berikan

Ada seseorang yang ingin tertawa bersamamu

Ada seseorang yang ingat akan kamu dan berdoa untukmu dimanapun kamu berada

Ada seseorang yang berdoa pada Tuhan untukmu

Ada seseorang yang butuh memberitahumu bahwa cintanya padamu tidak bersyarat

Ada seseorang yang ingin mengatakan betapa besarnya perhatianmu padanya

Ada seseorang yang ingin berbagi mimpinya denganmu

Ada seseorang yang ingin menggandengmu dengan tangan mereka

Ada seseorang yang ingin kamu menggandeng mereka dengan tanganmu

Ada seseorang yang menghargai semangatmu

Ada seseorang yang berharap menghentikan waktunya karena kamu

Ada seseorang yang berdoa pada Tuhan untuk persahabatan dan cintamu

Ada seseorang yang tidak dapat menunggu untuk melihatmu

Ada seseorang yang mencintaimu sebagaimana kamu adanya

Ada seseorang yang mencintai caramu membuat mereka mempu merasakan sesuatu

Ada seseorang yang ingin bersamamu

Ada seseorang yang ingin kamu tahu mereka ada disini untuk kamu

Ada seseorang yang bergembira menjadi temanmu

Ada seseorang yang ingin menjadi temanmu

Ada seseorang yang terbangun sepanjang malam memikirkanmu

Ada seseorang yang berharap kamu memperhatikannya

Ada seseorang yang ingin kamu mengetahuinya dengan lebih baik

Ada seseorang yang ingin mengetahui kamu dengan lebih baik

Ada seseorang yang ingin dekat denganmu

Ada seseorang yang rindu saran- saranmu

Ada seseorang yang telah berjuang untukmu

Ada seseorang yang mempercayaimu

Ada seseorang yang butuh dukunganmu

Ada seseorang yang butuh kamu berjuang bersama mereka

Ada seseorang yang membutuhkanmu membiarkan mereka menjadi temanmu

Ada seseorang yang mendengar sebuah lagu yang mengingatkannya padamu

Ada seseorang yang akan menangis ketika kamu membaca ini

 

 

                                                                       

 

Rekoleksi Komuni Pertama

MODUL REKOLEKSI PENERIMAAN KOMUNI PERTAMA

PAROKI SANTA MARIA ASSUMPTA PAKEM

Selasa, 20 Mei 2008

 

A.     Keterangan

Hari, tanggal        : Selasa, 20 Mei 2008

Waktu                   : 08.00 – 13.00

Sasaran                : Calon Penerima Komuni Pertama

Jumlah peserta     : 35

 

B.     Konsep Dasar

Tema:

·       Jesus I’m coming!!!

Tujuan:

·        Para calon komuni pertama diajak untuk bersyukur karena telah dipanggil menjadi anak-anak Allah.

·        Para calon komuni pertama diajak untuk mengenali cinta/pemberian diri Yesus dalam pengalaman hidupnya sehari-hari melalui orang tua, teman, serta orang-orang yang ada di sekitar mereka.

·        Bersyukur atas Yesus juga memberikan diri lewat Tubuh dan Darah-Nya untuk kita.

·        Membangun kebanggaan diri sebagai anak-anak Allah sehingga pada akhirnya mereka terdorong untuk terlibat dalam Gereja.

 

C.      Dinamika

08.00 – 08.30       : Pengantar dan perkenalan frater

08.30 – 10.00       : Sesi I “Yesus Mencintaiku

10.00 – 10.15       : Snack

10.15 – 11.30       : Sesi II “Sahabat-sahabatku

11.30 – 12.30       : Sesi III “Terlibat yukk…

12.30 – 13.00       : Membangun Niat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A.     Detail Sesi

Sesi PENGANTAR dan PERKENALAN

Waktu                         : 08.00 – 08.30 WIB (durasi: 30 menit)

Tempat                       : aula

Peralatan                   : alat tulis (ballpoin dan kertas), laptop, LCD

 

v Doa pembuka dan perkenalan pendamping

v Nyanyi untuk breaking ice sekaligus untuk pembagian kelompok.

Oba Obe

Oba-obe oba-obe engkau sobatku

Engkau sobatku ya oba-obe

Oba-obe oba-obe engkau sobatku

Engkau sobatku ya oba-obe

La la la la la la la la  la  hey!

La la la la la  la la la  la hey!

La la la la la la la la  la  hey!

La la la la la  la la la  la hey!

 

v Penjelasan tentang arti dan makna Rekoleksi. Dijelaskan pula tujuan diadakannya rekoleksi persiapan komuni pertama ini.

v Penjelasan tentang alur rekoleksi secara garis besar.

 

Sesi I “Yesus Mencintaiku”

Waktu                         : 08.30 – 10.00 (durasi 1,5 jam)

Tempat                       : aula

Peralatan                   : alat tulis (ballpoin dan kertas), laptop, LCD

Tujuan                         :

1.     Mengajak para calon komuni pertama menyadari bahwa dirinya dicintai oleh Yesus secara istimewa menjadi anak-anak-Nya.

2.     Menemukan bukti cinta Yesus sepanjang hayat hidupnya lalu mensyukuri semuanya itu.

3.     Akhirnya, para peserta tersebut diajak untuk membangun rasa bangga karena memiliki Tuhan Yesus yang slalu mencintainya.

 

v Menyanyi lagu With Christ

With Christ

With Christ in our vessel we can smile at the storm

smile at the storm, smile at the storm

With Christ in our vessel we can smile at the storm

As we go sailing home

Sailing sailing home

Sailing sailing home

With Christ in our vessel we can smile at the storm

As we go sailing home

 

v Permainan Kelompok: “Penyebrangan di Sungai Amazon”

µ      Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok di mana masing-masing kelompok terdiri dari delapan orang.

µ      Dalam kelompok itu akan dibagi menjadi beberapa peran: dua anak sebagai orang buta, dua anak sebagai orang pincang, dua anak sebagai orang bisu, dan dua anak sebagai orang yang normal.

µ      Kedua mata anak yang berperan sebagai orang buta ditutup dengan slayer. Mereka dilarang melihat.

µ      Salah satu kaki dari dua anak yang berperan sebagai orang pincang diikatkan pada tangan sehingga satu kakinya terangkat sebelah.

µ      Mulut dua anak yang bisu ditutup dengan slayer dan tidak boleh mengatakan apapun.

µ      Setiap kelompok berlomba untuk ‘menyeberang’ dengan meniti beberapa potongan balok kayu yang masing-masing berukuran 30 x 30 cm tanpa diperbolehkan menginjak tanah. Semua anggota kelompok harus menyeberang tanpa terkecuali, tanpa melanggar peraturan.

v Pemaknaan Permainan: pendamping menunjuk beberapa kelompok baik yang paling awal selesai maupun juga yang paling terakhir untuk menceritakan pengalaman permainan tersebut.

v Hasil pemaknaan yang hendak disasar adalah:

-          Tuhan selalu mengirim penolong/teman/sahabat dalam hidup kita.

-          Sadar bahwa Yesus mengasihiku lewat orang-orang yang ada di sekitarku: ibu, bapak, teman, sahabat, guru, romo, suster, dan semua orang yang mencintaiku.

-          Yesus menjadi sahabat bagi kita dan menerima kita dengan segala kekurangan yang kita miliki.

-          Mengapa? Karena Yesus mencintai kita.

v Kesimpulan:

Yesus hadir dalam hidup kita. Sadar atau tidak, Yesus akan selalu mau tinggal di hati kita. Walaupun kita nakal, bodoh, jahat, namun Yesus tetap mau tinggal di hati kita. Kenapa? Karena Yesus mencintai kita. Kita telah dicintai Yesus secara istimewa: Yesus mencintaiku melalui Ibu yang melahirkan aku, melalui ayah yang membimbing dan menemaniku, melalui keluarga, teman, sahabat, guru, romo, suster, dan semua orang yang ada di sekitarku. Dan yang paling istimewa adalah bahwa Yesus mau dengan rela memberikan Tubuh dan Darah-Nya untuk kita.

Seorang yang kekurangan darah, misalnya karena kecelakaan, membutuhkan transfusi darah dari orang lain. Darah orang lain dimasukkan dalam tubuhnya agar selamat. Tubuh dan darah yang akan disantap dalam ekaristi harus dipahami semacam itu. Darah kita akan diresapi dengan darah Yesus, tubuh kita akan diresapi dengan tubuh Kristus. Yesus mengalirkan darah cinta dan tubuh cinta yang kita perlukan dalam hidup kita sehari-hari.

 

Sesi II  “Sahabat-sahabatku”

Waktu                   : 10.15-11.30 WIB (Durasi 90 menit)

Tempat                 : Aula

Peralatan              : Kertas, pinsil warna

Tujuan                              :

ü                           Calon babtis dapat kembali mengingat bahan yang telah diajarkan yaitu menyadari bahwa Tuhan Yesus itu mencintai mereka. Yesus mencinta melalui sahabat-sahabat yang ada di sekitar kita.

 

 

 

v        Lagu pembuka:

“Bapa Abraham”

Bapa abraham mempuyai,

Banyak sekali anak-anak.

Aku anaknya dan kau juga,

Mari puji Tuhan!

Tangan kanan, tangan kiri, dst…

 

v       pengantar sessi: Menjelaskan arti kata “You love me”= Kamu (Yesus) mencintai ku.

v       Dinamika probadi/kelompok.

       Dinamika dibuka dengan melihat flash macromedia  yang berjudul  “Love”

Peserta diminta untuk menuliskan daftar nama orang-orang yang mencintai, memperhatikan mereka dapal hidup mereka. Tentunya, sasaran yang dituju adalah kedua orang tua setiap peserta.

Setelah menuliskan daftar nama orang yang mencintai itu (maksimal 5 orang) kemudian peserta diminta untuk menceritakan kebaikan mereka dengan cara ditulis di atas kertas atau buku pegangan yang telah diberikan kepada mereka. Mungkin formatnya seperti yang telah terlampir.

 

v     Setelah mengisi blangko pendamping rekoleksi memberikan penegasa sebagai berikut:

µ   Tuhan mencintai kita melalui orang-orang yang hadir disekitar kita

µ   Cinta Tuhan paling dapat dirasakan melalui orang-orang yang mencintai kita misalnya: melalui bapak, Ibu, kakak, adik, saudara dan teman-teman kita.

µ   Pertanyaannya: karena kita sudah dicintai oleh Tuhan, apa yang dapat kita lakukan sebagai balasannya?(ini akan dibahas pada sessi yang ke III dengan tema “Terlibat Yuk..”)

 

Sesi III  “Terlibat Yukks…!”

Waktu                  : 11.30-12.30 WIB (Durasi 60 menit)

Tempat                : Aula

Peralatan             : Kertas, pinsil warna

Tujuan                  :

ü    Calon babtis dapat menyadari bahwa dalam melakukan segala hal itu selalu menbutuhkan orang lain. Demikian juga dalam gereja. Gereja tentunya juga tidak akan berkembang dan tetap hidup jika tidak ada kerja sama di antara umat Nya.

 

 

 

 

v   Menyanyikan lagu “Mari kita kerja sama-sama”

Kerja Sama

Kita kerja sama-sama

Sama sama sama sama

Kita kerja sama-sama

Senanglah hati

Kerjaku kerjamu

Semua buat Tuhan

Kita kerja sama-sama

Senanglah hati

v   Permainan “Kawat telepon”

µ       Dalam permainan ini, para calon babtis dibagi dalam kelompok-kelompok kecil kurang lebih sebanyak 6-7 orang setiap kelompoknya.

µ       Kemudian, seluruh peserta diajak untuk berbaris dari depan ke belakang dengan rapi. S

µ       etelah itu, peserta yang berdiri di urutan terdepan disetiap kelompoknya diajak berkumpul dengan pendamping untuk menerima kata-kata yang nantinya akan disalurkan kepada teman-temannya sampai di belakang.

µ       Setelah ada aba-aba dari pendamping, para peserta yang telah menerima kata-kata kunci tadi memberitahukan kepada teman-teman yang berada di belakangnya. Sangat dilarang untuk melompati temannya.

µ       Setelah sampai di barisan yang paling belakang, hendaknya peserta yang menduduki barisan yang paling belakang tadi memberitahukan kepada pendamping.

µ       Tim itu akan menang jika kata kunci yang diberikan oleh pendamping kepada peserta yang duduk di barisan yang paling depan itu sama dengan pesan yang diterima oleh teman sati timnya yang berada di barisan yang paling belakang.

v     Refleksi bersama.

µ     Bahwa dalam mengerjakan sesuatu itu ternyata kita itu juga membutuhkan orang lain.

µ     Demikian juga dalam Gereja, kita hendaknya harus terlibat karena kita adalah bagian penting di dalam tubuh gereja. Jadi kalau tidak ada kita, siapa lagi…?

µ     Maka dari itu, marilah kita terlibat dalam gereja misalnya: tergabung dalam PIA, PA, lektor

µ     Dan sangat direkomendasikan seandainya sesudah rekoleksi ditutup dengan perayaan ekaristi, para calon babtis ini dilibatkan dalam perayaan Ekaristi misalnya menjadi Lektor atau juga menjadi Pembaca doa Umat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sesi IV “Membangun Niat”

Waktu                   : 12.30 – 13.00 (durasi 30 menit)

Tempat                 : aula

Peralatan              : alat tulis (ballpoin dan kertas), amplop untuk menuliskan niat-niat, laptop, LCD

Tujuan                  :

1.    Memberi kesimpulan atas seluruh perjalanan rekoleksi

2.    Peserta membangun suatu niat yang akan dilakukan setelah mengalami rekoleksi dan juga setelah menerima komuni pertama.

 

Pelaksanaan:

v   Pendamping mengungkapkan kesimpulan dari rekoleksi:

ü   Yesus ternyata sungguh-sungguh hadir dan mencintai kita. “Punya Yesus” harus menjadi sebuah kebanggaan. Tuhan siapa yang se-keren, se-gaul, se-tampan Yesus? Hanya Tuhan kita yang paling dekat dengan manusia! Tuhan siapa yang sudi memberi Tubuh dan darah-Nya? Cuman Tuhan Yesus. Maka, kita harus untuk bangga punya Tuhan Yesus!

ü   Nah, kalo kita udah bangga dan cinta pada Tuhan Yesus, maka kita juga harus membalas cinta Tuhan itu dong… Caranya? Bisa amat bermacam-macam! Maka, nanti para peserta rekoleksi akan diajak untuk merumuskan suatu niat untuk membalas cinta Tuhan Yesus. Boleh banyak, boleh juga sedikit. Yang disarankan, harus ada suatu niat untuk terlibat dalam hidup menggereja: baik misdinar, lektor, mazmur, kor, dll.

v   Masing-masing peserta dibagi selembar kertas dan sebuah amplop yang  akan mereka tulisi dengan niat-niat yang akan dilakukannya setelah mengalami rekoleksi dan juga setelah menerima komuni pertama. Niat-niat yang telah dituliskan itu dimasukkan ke dalam amplop dan akan dibagikan kepada mereka pada saat mereka menerima Komuni Pertama.

v   Doa Penutup

v   Menyanyi lagu “Mukjizat Itu Nyata”

Mukjizat Itu Nyata!

Tak terbatas kuasamu Tuhan,

Semua dapat kaulakukan.

Apa yang kelihatan mustahil bagiku

Itu sangat mungkin bagimu

Di saat ku tak berdaya

Kuasamu yang sempurna

Ketika kupercaya mukjizat itu nyata

Bukan karna kekuatan

Namun roh Mu ya Tuhan

Ketika kuberdoa mukjizat itu nyata

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.