Aku mengembangkan diriku

A. SIAPAKAH AKU?

 

BERBAHAGIA DAN BERGEMBIRA

 

MENJADI BAHAGIA – ITULAH TUJUAN SELURUH HIDUP  (Bhagavadgita)

           

Bahagia berarti

v     Gembira atas hidup

v     Sadar akan dunia kita

v     Mengenal Tuhan

v     Mengenal dan percaya pada diri sendiri

v     Mengungkapkan diri secara kreatif, mempunyai tujuan dan berhasil mewujudkan

v     Mencintai dan dicintai

v     Membahagiakan orang lain

 

Adakah hal-hal yang membuat anda bahagia?

Apa yang dapat menyebabkan anda tidak bahagia?

 

 

1. MENGAKTUALISASIKAN DIRI

 

            Kita akan menjadi pribadi yang kita cita-citakan.

 

Aktualisasi diri adalah suatu proses……..

Aktualisasi diri dimulai dengan menerima diri (apa adanya) serta mendambakan untuk menjadi lebih bijaksana

 

Kita akan menjadi pribadi yang kita cita-citakan

v     Bagaiamana perkembanganku tahun-tahun terakhir ini?

v     Apakah harapan dan cita-cita pribadiku?

v     Dengan cara apakah aku dapat berkembang danberubah selama tahun depan?

 

Laksana sekumtum bunga aku tumbuh

Mencari terang

Serta kegembiraan menjadi

Seperti apa yang terpendam dalam diriku

 

Menurut Omar Khayyam, “aku sendirilah surga sekaligus neraka.”

 

2. MEMAHAMI DIRI

 

Diri kita dalah semudera penuh rahasia yang menanti untuk dijelajahi

Memahami diri dapat dimulai dengan memperhatikan pribadi kita.

Apa yang kita senangi, apa yang tidak kita senangi, ciri-ciri khas pribadi kita, kemampuan khusus kita, minat kita.

Lalu baru dapat disimpulkan:

Apa kekuatan dan kelemahan kita?

 

v     Ternyata pribadiku:

#  Berwatak ramah

#  Mudah bergaul

#  Pemarah, tersinggungan

v     Gambarkan mengenai kekurangan maupun kekuatan pribadi anda!

 

Kebutuhanku saat ini:

v     Sahabat-sahabat

v     Sukses dalam belajar

v     Bergaul aktif dalam keluarga, sekolah, masyarakat

v     Penghargaan dari orang tua/sesama

v     Pengendalian diri, hubungan akrab dengan Tuhan

v     Percintaan (pacar/kekasih)

v     Panggilan hidup

 

Cita-cita dan nilai-nilai hidupku yang kuanggap penting menyangkut

v     Sekolah

v     Keluarga

 

Rasanya orang tuaku…….

Aku takut akan……..

Aku yakin, aku mampu untuk…….

Aku menanti-nantikan……

Di sekolah guru-guruku, suster-susterku……

Orang tak tahu, bahwa aku merasa……….

Keluargaku memperlakukan aku seperti…..

Ibu dan bapakku dan aku……..

Kekeliruanku yang terbesar ialah…..

Kelemahanku yang terbesar ialah……

Diam-diam aku berambisi untuk…….

Menurutku, kebanyakan orang ……..

Menurutku, orang tuakku……..

Yang paling kuinginkan dari hidup ini…….

Tuhan adalah………

 

3. MENGERTI CARA DIRI BERFUNGSI

 

v     Siapakah menusia itu?

v     Siapakah aku ini?

v     Siapakah engkau?                               (Walt Whitman)

v      

 

Cara lingkungan mempengaruhi tingkah-lakuku

v     Di sekolah

v     Di rumah

v     Dalam hal sikap/pandangan

 

 

Sejauh mana aku berfungsi sebgai manusia yang utuh pada tahapku sekarang ini?

 

Hidup adalah anugerah

Yang harus digunakan setiap hari

Bukan untuk dibenam

Dan disembunyikan

Bangkit dan amalkanlah

Setiap saat sepanjang hari

Gunakanlah semampumu                   (Edgar Guest)

 

 

4. DAYA HIDUP

 

Mau bergerak

Potensi

B. NILAI DAN TANTANGAN HIDUP

 

1. TUJUAN

 

Tujuan hidup adalah

menjadi aku sejati                  (Soren Kierkegaard)

 

Dalam hidup ini kita punya tujuan ganda

1.      hidup dan tumbuh, dan dengan demikian belajar, menemukan dan mengembangkan “Aku”. Makna tujuan ini adalah mengalami kegembiraan dan perkembangan pribadi

2.      mempelajari apa saja yang mungkin tentang dunia dan alam semesta ini supaya kita dapat menyumbangkan sesuatu pada kebudayaan dan perkembangan umat manusia.

 

v     Apa tujuan dan sasaran pribadiku dalam jangka pendek ini?

 

 

2. MENCINTAI DAN MENGUKUHKAN KEBENARAN

 

Hendaklah kamu saling mengasihi   (Yoh 15:17)

Hidup tanpa cintakasih, sesungguhnya adalah maut yang hidup.

Cintalah yang membuaty hidup kita bagaikan Surga.

Cintakasih: berbuat baik, memersatu

 

 

3. MENGETAHUI, MENJADIKAN DAN MENGEMBANGKAN KEHENDAK

 

Di mana ada kemauan

Di situ ada jalan

 

4. MERENCANAKAN

 

Kita adalah makhluh hidup yang unik,

Yang merenungkan asal usul kita dan

Berikhtiar merencanakan masa depan.

 

Cita-citaku saat ini………..

Tujuan:……..

Kemungkinan ke-1:

Kemungkinan ke-2:

 

Langkah ke-1:

Langkah ke-2:

Langkah ke-3:

 

Persoalan:

Keputusan:

Akibat selanjutnya:

 

Orang bijak berpiir dahulu sebelum bertindak;

Tapi orang dungu membeberkan kebodohannya.  (Ams 13:16)

 

 

 

5. MEMAJUKAN DAN MENGELOLA DIRI SENDIRI

 

Dalam diri setiap manusia

Terdapat kemampuan besar

Untuk mengerti diri sendiri,

mengubah gambarannya tentang diri sendiri,

tentang sikap dan tingkahlaku,

yang telah dikembangkannya.                        (Carl Rogers)

 

bertekadlah untuk melaksanakan apa

yang semestinya anda lakukan;

lakukanlah apa yang anda putuskan tanpa mundur

(Benyamin Franklin)

 

C. MEMAKNAI DIRI DENGAN PENUH SYUKUR

 

1. MENERTIBKAN DAN MENGUASAI DIRI

 

Orang yang tidak menguasai diri,

rapuh bagai seorang bayi yang baru lahir.

 

Setiap orang mengalami kesulitan dalam usahanya untuk menguasai dan menertibkan diri misal:

v     Bertabiat pemarah

v     Mudah mengupat

v     Mudah mengeluarkan kata-kata jorok

v     Makan secara berlebihan

v     Kebiasaan bermalas-malasan……

Seseorang disebut tertib,

Jika menjadi tuan atas dirinya sendiri,

dan karena itu, dapat mengatur kelakuannya,

kalau perlu mengikuti aturan-aturan tertentu.                       (Maria Montessori)

 

 

2. MENYADARI ARTI ORANG LAIN BAGI KITA

 

Ia hidup dalam sebuah rumah di tepi jalan;

ia teman banyak orang                       (Homer)

 

bersama orang lain kita berkembang

 

3. MEMPERBAHARUI DIRI

 

Akulah tuan atas nasibku;

akulah nakhoda jiwaku                       (William Ernest Henley)

 

 

4. PERCAYA AKAN DIRI SENDIRI DAN BERSYUKUR

 

Seringkali tak ada sesuatu pun yang lebih bermanfaat daripada perhargaan terhadap diri sendiri, yang berlandaskan yang adil dan benar yang telah diusahakan dengan sungguh-sungguh

(John Milton)

 

 

Anugerahilah aku, ya Tuhan, sebintik cahaya

Tak lebih dari cahaya seekor kunang-kunang

Yang mengembara sepanjang malam,

Menerangi jalanku menempuh hidup ini.

Mimpi ini berlangsung sehari;

waktu yang cukup lama untuk banyak batu sandungan

dan untuk banyak hal yang membuat kita tertawa,

dan hal-hal lain seperti berada di jalan berbatu

sepanjang pengembaraan orang.

 

 

 

 

 

Mencintaimu……..dengan rindu

salam dan doaku

 

 

Fr. Petrus Subowo, SCJ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: