Retret SMP: Aku mau jadi apa sih?

Retret Siswa-Siswi Kelas III – SMP 5 Yogyakarta

Wisma Puruhita, 8 – 10 Oktober 2007

 

 

A.    Konsep Dasar

 

Tema:

F     Tema mayor               : merancang masa depan as a better life

F     Tema minor               : membulatkan hati, mengejar impian dalam sebuah pengharapan

 

Tujuan:

Selama dinamika retret, peserta dipandu

F     untuk menemukan jati dirinya dengan segala kekurangan dan kelebihan

F     untuk menerima kekurangan dan kelebihan itu sebagai anugerah Tuhan dan kekhasan dirinya

F     untuk mengolah kekurangan dan kelebihan itu sebagai bekal untuk mengejar impian

F     untuk menentukan tujuan hidupnya dan berusaha mengejarnya baik secara pribadi maupun dalam kebersamaan

§      

B.     Dinamika

 

Di zaman yang serba hi-tech, hi-tought, and hi-touch ini, efektivitas dan efisiensi merupakan tuntutan profesionalitas bagi setiap lini kehidupan. Disadari atau tidak, efektivitas dan efisiensi tersebut kerap kali menciptakan ketegangan, kehidupan yang dangkal – tanpa makna, dan perasaan tidak aman. Karenanya, dibutuhkan keheningan! Retret merupakan salah satu sarana untuk mendapatkan kembali keheningan diri yang telah direnggut oleh derasnya arus efektivitas dan efisiensi.

 

Secara etimologis, Retret merupakan terjemahan dari kata retreat. Retreat sendiri digunakan untuk menerjemahkan kata Bahasa Latin: reditus. Sedangkan dalam konteks pemaknaan semantiknya, retreat berasal dari kata re dan treat. Re artinya kembali dan treat artinya membicarakan kembali. Maka retret adalah kesempatan khusus untuk membicarakan kembali. Apa yang dibicarakan kembali? Yang dibicarakan kembali adalah pemaknaan kehidupan yang selama ini telah direnggut oleh derasnya arus efektivitas dan efisiensi.

 

Untuk mewujudkan hal itu,

Hari I             = menjadi kesempatan pengolahan pribadi, character building, membicarakan kembali jati diriku dengan segala kekurangan dan kelebihanku serta menerima dan mensyukurinya

Hari II    = masih menjadi kesempatan pengolahan pribadi, character building, membicarakan kembali apa yang menjadi tujuan hidupku, cita-citaku dan caraku meraihnya

Hari III   = menjadi kesempatan pengolahan kebersamaan, team building, membicarakan kembali pencapaian tujuan hidup dan cita-citaku dalam kebersamaan dengan teman-teman

 

Dinamika di atas akan diwujudnyatakan dalam jadwal acara berikut:

 

Senin, 8 Oktober 2007

 

F     17.00 – 19.00                 : Sesi I

F     19.00 – 20.00                 : Makan malam

F     20.00 – 21.30                 : Sesi II

F     21.30 – 22.00                 : Doa malam

F     22.00 – ……    : Istirahat

 

Selasa, 9 Oktober 2007

 

F     06.30 – 07.00                 : Doa pagi

F     07.00 – 08.00                 : Makan pagi

F     08.00 – 10.30                 : Sesi III

F     10.30 – 11.00                 : Snack

F     11.00 – 13.00                 : Sesi IV

F     13.00 – 14.00                 : Makan siang

F     14.00 – 15.30                 : Istirahat

F     15.30 – 16.30                 : Snack – mandi

F     16.30 – 19.00                 : Sesi V

F     19.00 – 20.00                 : Makan malam

F     20.00 – 21.30                 : Sesi VI

F     21.30 – 22.00                 : Doa malam

F     22.00 – ……    : Istirahat

 

Rabu, 10 Oktober 2007

 

F     06.30 – 07.00                 : Doa pagi

F     07.00 – 08.00                 : Makan pagi

F     08.00 – 12.00                 : Sesi VII

F     12.00 – 12.30                 : Bersih-bersih diri

F     12.30 – 13.30                 : Perayaan Ekaristi Penutup

F     13.30 – 14.00                 : Makan siang

F     14.00                                      : Sayonara

 

C.     Detail Sesi

 

Sesi I – Pengantar

 

Pengantar umum

F     Breaking ice: Oba-Obeä – Perkenalan

F     Gambaran acara yang akan dilakukan bersama

F     Kontrak yang perlu disepakati bersama:

·         Suasana yang perlu dibangun selama retret adalah suasana hening. Hening bukan sededar diam dan tenang tetapi peserta berhadapan dengan hatinya sendiri-sendiri

·         Alat elektronik dan HP dimatikan saat acara

·         Nikmatilah dinamika yang ada dengan keerbukaan hati dan senyum

·         Tidur malam, bangun pagi, mandi pagi jamnya terserah. Yang penting ikut doa pagi bersama jam 06.30.

·         Terlambat satu orang berarti tidurnya mundur 1 x 5 menit.

F     Pengumuman

·         Pendamping menyediakan waktu bagi teman-teman yang mau sharing/curhat/cerita setelah doa malam.

·         Selama retret hari pertama sampai hari kedua, setiap peserta akan menjadi guardian angel  bagi peserta lainnya.

·         Disediakan juga kertas untuk menyampaikan unek-unek, kritik, saran bagi para frater dan salam bagi siapa saja. Kertas ini bisa diisi kapan saja.

 

Pengantar Materi

Konsep penunjang: Separasi Diri dan Gambar Diri

F     Permainan Evil Handä yang diakhiri dengan refleksi

F     Permaian Perjalanan ke hutanä yang diakhiri dengan refleksi

 

Sesi II – Ini lho aku!

 

Materi I

Konsep penunjang: Joe-Harry Window

F     Breaking ice: We are in the Train of Loveä

F     Permainan Kertas Tempelä yang diakhiri dengan refleksi

F     Menemukan kelebihan dan kekurangan diri dengan permainan Kartu Diriä yang diakhiri dengan refleksi

F     Mengetahui apa kata temanku tentang aku dengan permainan Kartu Sahabatä yang diakhiri dengan refleksi

F     Ajakan untuk menerima diri dan mensyukurinya sebagai anugerah Tuhan

 

Doa Malam – Terimalah Apa Adanya dan Syukurilah!

 

Konsep penunjang: Serenity Prayer

F     Renungan ekspresif dengan judul Terimalah Apa Adanya dan Syukurilahä

 

Doa Pagi – Aku akan Memulai Hari ini dengan Kasih!

 

Konsep penunjang: Motivasi dan Spiritualisasi Diri

F     Renungan dengan judul Aku akan Memulai Hari ini dengan Kasihä

 

Sesi III – I Know who I am!

 

Materi II

Konsep penunjang: Joe-Harry Window  dan Thinking out of a box

F     Breaking ice: [?]ä

F     Peserta diajak semakin mengenali diri dengan psikotes: Profil Kepribadianä

F     Peserta diajak berbagi cerita tentang pengenalan dirinya

 

 

 

Sesi IV – Percaya nggak Kalo Hidup itu Penuh Perjuangan, lho?

 

Materi III

Konsep penunjang: Take a closer-look

F     Peserta diminta berjalan-jalan secara berkelompok di sekitar Wisma Puruhita

F     Peserta diminta untuk mewawancarai beberapa penduduk sekitar yang dijumpai untuk mencari keterangan seputar: nama, pekerjaan, kesukaran dan kegelisahan hidup, keinginan dan cita-citanya, serta kondisi masyarakat saat ini

 

Sesi V – Cita-Citaku dan Tantangan tuk Meraihnya!!

 

Materi IV

Konsep penunjang: Thinking out of a box

F     Breaking ice: [?]ä

F     Talk Show: All about my ideal dan tantangan zaman sekarang termasuk pacaran!

F     Ketakutan yang muncul akan masa depan diolah dengan menyadarkan mereka akan kemampuan diri dan juga dukungan Tuhan, orang tua, dan teman

 

Sesi V I – Tonggak-Tonggak Hidup

 

Materi V

Konsep penunjang: Evaluasi dan Perencanaan Hidup

F     Breaking ice: [?]ä

F     Peserta diminta mengevaluasi 10 tonggak hidup yang pernah dibuat dan membuat 10 tonggak hidup untuk perjalanan ke depan

 

Doa Malam – Tetaplah Bersinar di Langit!

 

Konsep penunjang: Motivasi dan Afirmasi Diri

F     Solo night

F     Peserta diminta merumuskan tujuan hidup dan motto diri

 

Doa Pagi – Mensyukuri Anugerah Tubuh!

 

Konsep penunjang: streching – Yoga

F     Peserta diajak belajar berdoa dengan cara streching – merasakan sengsara Yesus

F     Streching ini juga merupakan pemanasan dan persiapan fisik untuk mengikuti Out Bound

 

Sesi VI – Menjadi Bintang!

 

Materi VI

Konsep penunjang: Out Bound

Pos I                              : Permainan [?]ä yang diakhiri dengan refleksi

Pos II                             : Permainan [?]ä yang diakhiri dengan refleksi

Pos III            : Permainan [?]ä yang diakhiri dengan refleksi

Pos IV           : Permainan [?]ä yang diakhiri dengan refleksi

Pos V                             : Permainan [?]ä yang diakhiri dengan refleksi

F     Peserta dibagi dalam 6 kelompok @ 10 peserta

F     Tiap pos diisi oleh 2 kelompok

F     Alternatif permaian: Trust Fallä, Peralon Air 1ä, Peralon Air 2ä, Peralon Pasirä,  Rafia Bolaä, Pasir Bersambungä, Estafet Manusiaä, Baskom Airä, Pentang Panjang 1ä, Rentang Panjang 2ä,  dll.

 

D.    Yang Perlu Dipersiapkan

               

Penunjang materi:

F     Laptop dan viewer

F     Ampol sejumlah peserta

F     Masing-masing peserta diminta membawa buku kosong, alat tulis, kitab suci, botol air

F     200 kertas HVS

 

Penunjang Out Bound:

F     3 bola plastik

F     Kertas kecil

F     5 gulung rafia

F     2-3 isolasi

F     3-4 gunting

F     Spidol white board

F     30 peralon/bambu @ 30 cm

F     3 peralon/bambu @ 1 meter yang dilubangi sebanyak 20 dengan diameter yang sama besar

F     5 bola pingpong

F     1-2 pak lilin

F     3 baskom air dengan diameter 30 cm

F     Kertas lipat

F     Dll.

* tidak perlu beli baru! Kalau bisa pinjam, ya pinjam saja. Yang penting usaha dan keterlibatan panitia serta peserta dalam mengusahakannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: