Info angEtt…

dari Rm Iswarahadi, Arswendo,

Bapak Uskup sampai Ratih

Ini sore ke dua saya berada di kaliori. Bareng dengan teman-teman Komsos satu keuskupan. Saya duduk di koridor antara aula dan ruang makan sekarang saat menulis ini. Di sini, atas upaya Pak Iwan lantas bisa konek ke internet.
Baru saja rm Iswarahadi melewati koridor ini. Menuju ke tempat parkir untuk pulang kembali ke Yogyakarta. Beliau telah ikut memompa semangat teman-teman Komsos Purwokerto. Datang siang dan sore langsung pulang.

Tetapi di salah satu ruang  pondok Mas Arswendo mungkin sedang duduk-duduk membaca beberaa tulisan dari teman-teman. Mungkin juga sudah mandi, karena ini sudah sore.
Siang tadi, sabtu 26 Juli, beliau juga memompa semangat teman-teman dengan gayanya yang  kadang celelekan.  kata terakhir ini apakah ada istilah yang sepadan dalam bahasa Indonesia? Saya tida tahu.

Dua jam, dan ditambah sedikit jam Mas Wendo bicara.  Tetapi masih menyediakan diri untuk membaca karya  teman-teman yang dibuat  saat setelah  sesi beliau.

Dan nanti masih mau memberi komentar-komentar atas karya itu. Wah, sungguh beruntung  teman-teman Komsos Keuskupan Purwokerto.

Belum lagi besok ada Bu Ratih Ibrahim yang bicara soal komsos dari sisi psikologi. ketika mengorek-ngorek di internet siapa itu beliau, rupanya  didapat banyak hal juga. Indonesian Idol pernah disambangi Ratih dengan profesi psikolognya.  Wimar  Witoelar juga pernah mengundangnya berbincang.

Hari pertama kemarin Rm Sunarka, Uskup tercinta bicara soal arah komsos yang semestinya digerayangi.  “Tetapi itu mungkin mimpi saya yang terlalu tinggi,  barangkali Keuskupan Purwokerto cukup dengan buletin…” ungkap beliau.

Rm Paul memaknai ini sebagai ungkapan orang Jawa. Yang semestinya dibaca terbalik. Maksudnya, ya impian beliau itu yang mesti bersama-sama diperjuangkan. Komsos yang merambah ke masyarakat demi keluhuran martabat manusia. Bukan hanya buletin berita paroki saja….

Wow… Sore di Kaliori ini masih tertahan sebentar untuk kemudian menjadi malam. Saya masih duduk di koridor dengan atap warna biru. Beberapa suara ceblang-ceblung di sekitar ruag makan dan los. Mereka mandi, menikmati snak, berbincang, dan diantara itu semua membangun komunikasi serta semangat bersama.

Salam komunikasi
tri

ditulis oleh Mas Sutriono di milis serayunet

27 Juli 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: